Surung Charles juga menyampaikan terima kasih kepada menteri sosial da seluruh jajarannya. Termasuk UPT Sentra Insaf Medan atas atensi yang di berikan kepada masyarakat Kabupaten Dairi.
Sebelumnya, Ketua Pokja Wilayah Kerja Dairi Lery Simatupang menyampaikan pemberian bantuan kepada penyandang disabilitas telah melalui assesment yang dilakukan secara door to door, dientri ke aplikasi dan kemudian disortir sesuai kriteria dan ketentuan yang ada.
“Jadi bapak ibu, saya mewakili Kementerian Sosial akan menyalurkan bantuan dengan berbagai teknis, seperti berita acara penyerahan dan juga pernyataan pertanggungjawaban mutlak. Misalnya pemberian kursi roda yang sudah SNI, kursi ini dpakai oleh pengguna yang menerima. Jangan dijual, dikasih pinjam, atau bahkan tidak dipakai. Kepada tim untuk tetap memantau kemanfaatan bantuan yang dberikan. Kalau sudah di berikan dengan baik hendaknya pergunakan dengan benar,” pesan Lery.
Sebagai informasi, 16 orang penyandang disabilitas akan menerima modal usaha dalam bentuk barang. Barang itu untuk usaha bengkel, sepeda motor, usaha jahit, warung kelontong, warung makan, usaha pangkas, dan peternakan.
Baca juga : http://buserpos.com
Sebanyak 21 orang disabilitas lainnya akan menerima kursi roda, 2 orang tongkat elektrik. Kemudian, 2 orang menerima tongkat ketiak, dan 1 orang menerima tripot.
Selain itu, sebanyak 27 penyandang disabilitas juga akan menerima paket sembako yang berisi 10 kilogram beras. Ada juga 4 liter minyak goreng, gula merah, sarden, kecap, abon, garam, energen, madu, biskuit, serta goodie bag.
Turut hadir dalam pertemuan tersebut Pj Sekda Kabupaten Dairi Jonny Hutasoit, Ka Dinas Sosial Kab. Dairi Agel Siregar, Ka. Diskominfo Dairi Anggara Sinurat, Ka. BKPSDM Juni Hardi Siregar, para camat, kepala desa terkait serta undangan lainnya. (Fs)