Seharusnya, Pemerintah Kabupaten Langkat dalam hal ini DLH memberikan contoh yang baik kepada masyarakat. Bukan malah memberikan contoh yang bisa merugikan negara.
“Aneh juga bang ! Seharusnya Dinas itu memberikan contoh yang baik la sama masyarakatnya, Ini masa nyuri arus listrik,” ujarnya kecewa.
Sambungnya, ” Tindakan Dinas ini kan bisa merugikan negara. Hal sekecil ini saja disalahgunakan apalagi yang lainnya,” cetusnya mengakhiri.
Tanggapan Dinas Lingkungan Hidup
Hingga berita ini naik, wartawan media ini belum berhasil memperoleh tanggapan dari pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Langkat.
Baca Juga : http://Siaganews.com
Demikian halnya dari pihak PLN Cabang Stabat belum member8kan jawaban atas adanya temuan dugaan curi arus listrik dan apa sanksi atas tindakan pencurian arus listrik.
Dugaan Adanya Konspirasi
Di tempat terpisah, Ketua Umum Perkumpulan Forum Masyarakat Kritis, Johannes Lumban Gaol, ketika wartawan media ini menghubungi via hubungan seluler menyatakan curiga atas kejadian ini.
” Kita curiga ada konspirasi antara pengguna dan penyedia. Sangat tidak mungkin sambungan kabel itu baru hitungan menit, ” ujar Johannes.
Menurutnya, arus yang dari kabel PLN ke Kantor DLH kemungkinan sudah lama. Dugaannya pihak PLN tahu atas tindakan curi arus listrik ini.
” Namun ada pembiaran. Akan tetapi bisa juga PLN tidak tau. Jadi peristiwa ini butuh pengawalan dari masyarakat,” ujarnya.
Ia menyatakan akan berusaha memberikan waktu ke Stabat menemui Kacab PLN Stabat. (EMA)